17 July 2026

Banyak Music Producer Gagal Membuat Jingle yang Efektif

Banyak Music Producer Gagal Membuat Jingle yang Efektif


Banyak music producer memiliki kemampuan membuat musik yang indah, harmonis, dan enak didengar. Namun ironisnya, ketika diminta membuat jingle untuk sebuah brand, hasilnya justru gagal mencapai tujuan bisnis klien. Lagu memang terdengar bagus, tetapi tidak mampu meningkatkan brand awareness, memperkuat positioning, bahkan tidak berdampak pada penjualan.

02 July 2026

Bisnis Musik, Mulai dari Mana?

Bisnis Musik, Mulai dari Mana?

 


Industri musik terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital. Dahulu banyak orang menganggap bisnis musik hanya sebatas menjadi penyanyi atau musisi. Padahal saat ini ekosistem musik jauh lebih luas. Ada peneliti musik, guru musik, komposer, produser, content creator, music journalist, hingga konsultan industri kreatif.

28 June 2026

Musisi Gen Z dan Alpha: Komputer Sebagai Instrumen Musik Pertamanya

Musisi Gen Z dan Alpha: Komputer Sebagai Instrumen Musik Pertamanya


Selama puluhan tahun, perjalanan seorang musisi hampir selalu dimulai dengan mempelajari alat musik konvensional seperti piano, gitar, biola, atau drum. Namun, perkembangan teknologi telah mengubah pola tersebut secara drastis. Bagi banyak musisi dari Generasi Z dan Generasi Alpha, komputer bukan lagi sekadar perangkat untuk mengetik atau bermain gim. Komputer telah menjadi instrumen musik pertama yang mereka kenal.

02 June 2026

Karya Musik AI dan AI Bubble 1 Dekade ke Depan: Akankah Musik Buatan Manusia Menjadi Lebih Berharga?

Karya Musik AI dan AI Bubble 1 Dekade ke Depan: Akankah Musik Buatan Manusia Menjadi Lebih Berharga?


Dalam dunia ekonomi dan investasi, bubble adalah kondisi ketika nilai suatu aset atau industri meningkat sangat tinggi jauh melampaui nilai fundamentalnya. Kenaikan tersebut biasanya didorong oleh euforia, spekulasi, dan harapan besar terhadap masa depan, hingga akhirnya pasar menyadari bahwa ekspektasi tersebut terlalu berlebihan. Ketika itu terjadi, harga atau valuasi akan mengalami koreksi besar yang dikenal sebagai bubble burst.

08 March 2026

Sarjana Musik yang Lupa Cara Mengapresiasi, Padahal Belajar Apresiasi Musik

Sarjana Musik yang Lupa Cara Mengapresiasi, Padahal Belajar Apresiasi Musik


Ada satu fenomena yang cukup menarik di dunia pendidikan seni—khususnya di jurusan musik. Di kelas-kelas yang secara resmi bernama Apresiasi Seni, mahasiswa justru sering terlihat paling kesulitan untuk… mengapresiasi seni itu sendiri.

07 March 2026

Animasi Lagu Anak Baru “Bath Time Song” dari Captain Hue & Friends 100% Buatan Indonesia

Animasi Lagu Anak Baru “Bath Time Song” dari Captain Hue & Friends 100% Buatan Indonesia


Pada 7 Maret 2026, lagu anak terbaru berjudul “Bath Time Song” dari serial animasi Captain Hue & Friends resmi dirilis. Lagu ini menjadi salah satu proyek yang cukup spesial bagi saya karena saya terlibat langsung sebagai Music Producer dalam proses produksinya.


Proyek ini merupakan kolaborasi antara Fisella yang menangani produksi musik dan Saturation Production yang mengerjakan animasinya. Secara keseluruhan, proses pembuatan lagu dan animasi ini berlangsung sekitar delapan bulan hingga akhirnya siap dirilis ke publik.



Menggarap Lagu Anak yang Sederhana tapi Menyenangkan

Dalam proyek ini, saya mencoba membuat lagu anak yang sederhana, mudah diingat, dan terasa ceria. Tema yang dipilih adalah waktu mandi, sebuah aktivitas sehari-hari yang sangat dekat dengan kehidupan anak-anak.


Tujuannya bukan hanya membuat lagu yang menyenangkan, tetapi juga membantu anak-anak melihat bahwa mandi bisa menjadi aktivitas yang fun. Oleh karena itu, pendekatan musikal yang saya gunakan cenderung ringan, dengan melodi yang mudah dinyanyikan dan ritme yang ceria.


Ketika musik tersebut dipadukan dengan animasi penuh warna dari tim Saturation Production, hasilnya menjadi sebuah konten edutainment yang terasa hidup dan menarik untuk anak-anak.



Proses Produksi Selama 8 Bulan

Dari sisi produksi musik, prosesnya dimulai dari pengembangan ide lagu, penulisan lirik, hingga pembuatan komposisi dan aransemen. Setelah itu masuk ke tahap produksi vokal, editing, mixing, hingga finalisasi audio yang nantinya akan disinkronkan dengan animasi.


Sementara itu, tim Saturation Production mengerjakan desain karakter, environment, hingga animasi yang kemudian dipadukan dengan musik yang sudah diproduksi.


Karena proyek ini melibatkan dua disiplin kreatif sekaligus—musik dan animasi—koordinasi antara kedua tim menjadi sangat penting agar audio dan visual dapat berjalan selaras.



Animasi Anak 100% Buatan Indonesia

Salah satu hal yang menurut saya paling membanggakan dari proyek ini adalah bahwa seluruh proses produksinya dilakukan oleh kreator Indonesia. Dari produksi musik hingga animasi, semuanya dikerjakan oleh talenta lokal.


Hal ini menunjukkan bahwa industri kreatif di Indonesia semakin berkembang dan memiliki potensi besar untuk menghasilkan konten anak dengan kualitas yang dapat bersaing secara global.



Menyasar Pasar Global

Walaupun diproduksi di Indonesia, Captain Hue & Friends memang sejak awal dirancang untuk pasar internasional. Karena itu, pendekatan musik, visual, dan gaya storytelling dibuat agar dapat dinikmati oleh anak-anak dari berbagai negara.


Harapannya, karya seperti ini bisa menjadi salah satu langkah kecil untuk memperkenalkan animasi anak dari Indonesia ke audiens yang lebih luas.



Tonton “Bath Time Song”

Jika ingin melihat hasil kolaborasi musik dan animasi ini, animasi lagu “Bath Time Song” dari Captain Hue & Friends sudah tersedia secara online. Semoga lagu ini bisa menjadi tontonan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi anak-anak.

03 February 2026

Wacana Genre Baru “Timurnesia”: Representasi, Identitas, dan Potensi Polemik

Wacana Genre Baru “Timurnesia”: Representasi, Identitas, dan Potensi Polemik


Indonesia sejatinya sudah memiliki genre musik yang dapat disebut sebagai genre nasional, yakni dangdut. Genre ini mulai terbentuk secara jelas pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an, berakar dari musik Melayu yang kemudian berasimilasi dengan unsur musik India, Arab, dan pop Barat. Nama “dangdut” sendiri diyakini berasal dari onomatope bunyi tabla atau gendang yang dominan dalam iramanya. Dalam perkembangannya, dangdut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi medium ekspresi sosial masyarakat, dengan tema lirik yang dekat dengan realitas hidup sehari-hari seperti cinta, ekonomi, hingga kritik sosial.

25 January 2026

Negeri Kaya Seni Tapi Masyarakatnya Masih Bermental Impor dalam Pendidikan Musik

Negeri Kaya Seni Tapi Masyarakatnya Masih Bermental Impor dalam Pendidikan Musik


Ketika Anak Bangsa Lebih Bangga Jadi Pasar daripada Pencipta. Kalau ada brosur bertuliskan “International Music School”, refleks kita biasanya sama: langsung percaya. Belum lihat kurikulum, belum tahu pengajarnya siapa, tapi karena namanya kebarat-baratan—aman. Sebaliknya, ketika mendengar sekolah musik buatan anak bangsa, muncul pertanyaan lanjutan: “Standarnya apa?”